Senin, 17 Mei 2010

kenangan akan kenakalan



Aku ingin bercerita tentang jejak kenakalan.
Rasanya lucu, waktu kemarin melihat adikku dimarahi oleh Ibu. Lho? Kok Lucu sih?hehe. Ya seperti itulah kelucuannya. Adikku, bocah setengah yang sekarang duduk dibangku kelas lima sekolah dasar mulai menunjukkan 'kelelakiannya', maksudnya nakal-nakalnya sebagai anak lelaki mulai bikin pusing ibu. Bagaimana tidak pusing, seharian gak ada di rumah, ditambah perginya membawa sepeda, handphone yang sengaja dibelikan tidak dibawa. Sudahlah, sampai di rumah pukul lima sore habis dimarahi oleh ibu. Ketika dimarahi nangislah dia, dengan tersedu dan banyak mengucap maaf. Justru momen seperti itu yang buat aku tertawa. Rasanya dulu aku gak cengeng seperti itu.hehehe

Ah, tapi sebentar aku berpikir. Ternyata wajar orang tua mempunyai kekhawatiran berlebih, dan marah pun dirasakan wajar sebagai bentuk rasa sayang. Dan puaslah aku ketika suasana telah reda menertawakan adikku tersebut. Aku coba berbincang dengannya:
"Heh, Nyet. Ogo(cengeng) ah". Dia tidak berkomentar dan terus menangis tersedu-sedu.
"Makana tong bangor. Cicing di bumi coba. Jadi moal di amar ku mama". Dia masih tak mau bicara. Lucu, melihat dia menangis seperti itu. Kembali teringat aku dahulu, ketika seumuran seperti dia.Rasanya aku tak pernah membuat ibu atau pun bapak cemas. Ya, wajar karena aku tak terbiasa ke luar rumah. Hobi ku saat itu lebih senang bergelut dengan mainan-mainan berupa tokoh kartun yang sedang marak saat itu. Sampai kedua orang tuaku menyebut aku dengan istilah si 'eneng'...hehehe

Ya, ternyata semua diciptakan berbeda dengan berbagai karakter yang berbeda pula. melihat kejadian yang terjadi pada adikku kemarin membuat aku sadar tentang rasa cinta, sayang, dan memiliki terhadap orang tua, begitu pun sebaliknya. Mungkin aku jarang melakukan kenakalan dahulu, ketika adikku sekarang mulai bandel dan sering dimarahi rasanya lucu. Ya, lucu melihat perbedaan yang ada. Dan lucu melihat ketika dia menangis, tapi beberapa hari kemudian bandel lagi dan menangis lagi.hehehehe



Untuk adikku:
"Nakal mah wajar (biasa) asal jangan kriminal ya. Dan jangan lupa Sholat".

6 komentar:

Scatching Randomness mengatakan...

hihihi lucuuuuuuuuuuuu...

de Ican...ada salam dari tetehnya syifa :D

iDaites mengatakan...

Ambigu neh...Apanya yg lucu??? Tulisannya, Foto aku, atau foto Ican??^^

Scatching Randomness mengatakan...

I eventually find the softest side of yours... ^^

i like this post, i like this pictures...i think it's the real you!! hihihi...

iDaites mengatakan...

Where next section that reflects me? :)

Scatching Randomness mengatakan...

you asked me: "Where next section that reflects me? :)"

I just answer: " I dont know. I cant describe it, just feel it..." :)

iDaites mengatakan...

A good feeling...:)